Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

Kali ini kami akan ulas berkaitan dengan Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan. Usaha lancar, bujet aman, pelanggan tersebar dan situasi perusahaan stabil, cenderung mengalami peningkatan omzet tiap bulannya. Mungkin telah waktunya bagi Anda untuk mengoptimalkan sayap.

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

Beberapa langkah yang bisa dikerjakan untuk mulai merintisnya:

1. Sisihkan dana harian atau bulanan untuk mengoptimalkan usaha

Dana yang disisihkan ini pada walhasil akan dipakai untuk:

  • Menambah jumlah dan variasi barang / jasa yang dipasarkan;
  • Memperbesar tempat usaha demi kenyamanan konsumen;
  • Menambah lokasi usaha. Ini dilaksanakan sekiranya brand usaha telah cukup diketahui di masyarakat. Cari lokasi-lokasi yang strategis sebagai daerah usaha, sehingga pendapatan dari masing-masing titik semakin besar;
  • Memperbesar jaringan usaha. Memperbesar jaringan usaha di sini maksudnya adalah melangkah menuju suatu bentuk kerja sama dengan pihak kedua dan melibatkan dana bersama. Kompetisi ini akan menambah profit Anda sebab beban akan terbagi, tak cuma di pundak Anda saja. Keuntungan yang lain merupakan Anda kapabel membeli harga bahan baku lebih murah. Kecuali itu dana yang lain dapat Anda manfaatkan untuk membuat sistem waralaba;
  • Menjadi agen (semi grosir). Dengan dana yang cukup besar, Anda dapat menjadi agen sehingga Anda sendiri menerima bahan baku yang lebih murah. Akan lebih menguntungkan menjadi agen daripada terus-terusan menjadi pembeli.
2. Jitu membentuk cash flow (aliran keuangan)

Cash merupakan darah bisnis. Oleh karena itu susun cash flow secara cermat dan pas.

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

3. Optimalkan ruang yang ada

Sekiranya baru merintis usaha akan lebih efisien bila menerapkan ruangan rumah yang masih tersedia. Ketimbang mesti sewa gedung atau kantor.

4. Terapkan Quality Control (QC)

QC dibutuhkan demi meningkatkan mutu. Anda bisa mulai dengan menyeleksi produk yang akan dipasarkan. Jadi, yang terbaik saja yang dilempar ke pasar. Prociuk gagal / tidak lolos seleksi bisa dihasilkan semacam alat promosi. Menyeleksi produk dapat dilaksanakan dengan sistem:

a. Mengenali konsumen Anda dan lokasi usaha.

  • Keperluan = lingkungan (keperluan yang diinginkan pasar berangkat dari lingkungannya);
  • Usul (inspirasi) dari pembeli;
  • Popularitas pasar dan perubahannya (iklan, atensi dan lain-lain).

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

b. Memberikan kontribusi.

  • Penambahan/penggantian produk untuk dapat meningkatkan pendapatan harian;
  • Barang yang ditambah yaitu barang yang memberikan keuntungan.

c. Kondisi persaingan setempat. Anda diharapkan jeli mengamati kondisi pesaing yang mencakup 2 hal utama yaitu:

  • Pelayanan;
  • Barang dagangan.

Sesudah Anda mendapatkan celah / kelemahan mereka, seketika masuk ke pasar dengan metode merapikan apa yang kurang dari mereka.

5. Kompetisi sehat

Dalam bisnis persaingan tak akan bisa dicegah. Akan namun dalam persaingan juga patut konsisten dijaga akhlak dan sopan santun berbisnis. Bersainglah secara sehat.

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

6. Memecahkan piutang

Dalam aktivitas bisnis, Anda akan mendapati seorang pembeli yang berniat menghutang. Apabila hal ini tak dapat diantisipasi dengan baik akan melemahkan bisnis Anda. Sebagian langkah yang bisa dikerjakan, merupakan sebagai berikut:

a. Kenali pelanggan Anda secara pribadi

Jalin keakraban dengan para pelanggan, misal berbincang dengan mereka. Minimal tanyakan tempat tinggal, cari tahu seputar hobi dan keluarganya. Nah, Anda akan bersahabat bagus dengan pelanggan.

Dengan sistem-cara simpel ini Anda dapat mengetahui pribadinya dengan bagus. Gampang-mudahan dengan kedekatan ini pelanggan tidak nikmat hati seandainya berutang. Kedekatan ini akan menguntungkan Anda, karena Anda bisa memastikan kepribadiannya pada ketika Anda akan memberi utang.

b. Melayani tidak berarti memberi utang

Di dalam berbisnis, melayani pembeli merupakan hal terbaik yang harus dilakukan. Tetapi ingat, jangan gampang memberikan utang terhadap pembeli. Ini mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, contohnya kena tipu dan kecurangan lain.

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

c. Arahkan pantas kecakapan pembeli

Sebagai pedagang tak ada salahnya Anda menasehati pembeli. Contohnya, Anda seorang pedagang HP. Ada seorang pembeli yang memiliki budget belanja Rp 500 ribu. Nah, walaupun pembeli tersebut berminat untuk membeli HP dengan harga di atas budget, tetapi Anda dapat tawarkan HP seri lain di kisaran harga Rp 500 ribu. Jadi pembeli tidak perlu berutang terhadap Anda.

7. Jumlah pegawai yang tepat sasaran

Anda dituntut cermat dalam mengendalikan karyawan. Jumlah karyawan patut ideal, jangan kurang dan jangan lebih. Untuk itu, ada sebagian hal yang wajib Anda pertimbangkan antara lain:

a. Jumlah Pengunjung dan Pelayanan

Jika jumlah pembeli banyak, Anda wajib menghitung jumlah karyawan yang tepat. Contohnya, Anda punya toko bakso, pengunjung rata-rata 200 orang per hari. Anda idealnya mempunyai 4 tenaga, dua orang membikin bakso dan 2 orang bertugas cuci mangkuk dan membuat pesanan minuman. Dengan demikian pelayanan bisa optimal.

b. Jumlah Pendapatan

Pertimbangkan pendapatan rata-rata usaha Anda. Jika penghasilan masih kecil, otimalkan karyawan yang sedikit itu sehingga profesi ter-cover semua dan bisnis Anda lancar.

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

c. Usaha Berkembang Cepat

Bila usaha Anda berkembang cepat dan Anda perlu membuka cabang di pelbagai daerah, Anda wajib menambah jumlah karyawan. Letakkan karyawan yang Anda percaya di cabang yang baru.

d. Sistem Kerja Shift

Kalau bisnis Anda menerapkan contoh kerja shift (pagi-malam) karena buka hampir 24 jam, Anda sepatutnya menambah jumlah karyawan dan mengerjakan rolling kepada karyawan.

8. Skor plus bisnis Anda

Berikan poin tambah pada produk ataupun bisnis Anda. Persaingan ini dilakukan supaya bisnis bisa konsisten bertahan dan bersaing.

Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan

Problematika dalam usaha mengembangkan bisnis rumahan:

  • Bisnis kian susah;
  • Persaingan ketat;
  • Pekerjaan menumpuk;
  • Masalah berdatangan;
  • Perubahan terus-menerus
  • Tak punya cukup waktu
  • Masalah rumah tangga

Tips berwirausaha:

  • Jagalah tujuan usaha;
  • Kuasai transaksi keuangan;
  • Temukan titik impas/break event point;
  • Dapatkan material dengan harga paling murah;
  • Hilangkan yang tak perlu;
  • Efisiensi tinggi dan bayaran tinggi;
  • Usahakan laba lebih besar.

Sekian info berkaitan dengan Ini Loh Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan, kami harap post kali ini mencerahkan sahabat semua. Tolong artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *