Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

Di artikel ini kami akan ulas perihal Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?. Usaha lancar, bujet aman, pelanggan tersebar dan keadaan perusahaan stabil, cenderung mengalami peningkatan omzet setiap bulannya. Mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mengoptimalkan sayap.

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

Sebagian langkah yang bisa dilakukan untuk mulai merintisnya:

1. Sisihkan dana harian atau bulanan untuk memaksimalkan usaha

Dana yang disisihkan ini pada akibatnya akan digunakan untuk:

  • Menambah jumlah dan macam barang / jasa yang dijual;
  • Memperbesar daerah usaha demi kenyamanan konsumen;
  • Menambah lokasi usaha. Ini dilaksanakan jikalau brand usaha sudah cukup dikenal di masyarakat. Cari lokasi-lokasi yang strategis sebagai daerah usaha, sehingga pendapatan dari masing-masing spot semakin besar;
  • Memperbesar jaringan usaha. Memperbesar jaringan usaha di sini maksudnya merupakan melangkah menuju suatu bentuk kerja sama dengan pihak kedua dan melibatkan dana bersama. Kompetisi ini akan menambah profit Anda sebab muatan akan terbagi, tak hanya di pundak Anda saja. Keuntungan yang lain ialah Anda mampu membeli harga bahan baku lebih murah. Selain itu dana yang lain bisa Anda manfaatkan untuk membikin metode waralaba;
  • Menjadi agen (semi grosir). Dengan dana yang cukup besar, Anda bisa menjadi agen sehingga Anda sendiri mendapatkan bahan baku yang lebih murah. Akan lebih menguntungkan menjadi agen daripada terus-terusan menjadi pembeli.
2. Akurat membentuk cash flow (aliran keuangan)

Cash adalah darah bisnis. Oleh karena itu susun cash flow secara jitu dan ideal.

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

3. Optimalkan ruang yang ada

Sekiranya baru merintis usaha akan lebih efisien apabila menggunakan ruangan rumah yang masih tersedia. Ketimbang semestinya sewa gedung atau kantor.

4. Terapkan Quality Control (QC)

QC dibutuhkan demi meningkatkan mutu. Anda dapat mulai dengan menyeleksi produk yang akan dipasarkan. Jadi, yang terbaik saja yang dilempar ke pasar. Prociuk gagal / tidak lolos seleksi bisa dihasilkan semacam alat promosi. Menyeleksi produk dapat dikerjakan dengan cara:

a. Mengenali konsumen Anda dan lokasi usaha.

  • Keperluan = lingkungan (kebutuhan yang diinginkan pasar berangkat dari lingkungannya);
  • Usulan (pandangan baru) dari pembeli;
  • Popularitas pasar dan perubahannya (iklan, ketertarikan dan lain-lain).

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

b. Memberikan kontribusi.

  • Penambahan/penggantian produk untuk bisa meningkatkan pendapatan harian;
  • Barang yang ditambah adalah barang yang memberikan profit.

c. Keadaan persaingan setempat. Anda diharapkan jeli melihat situasi pesaing yang meliputi 2 hal utama adalah:

  • Pelayanan;
  • Barang dagangan.

Setelah Anda menerima celah / kelemahan mereka, segera masuk ke pasar dengan cara merapikan apa yang kurang dari mereka.

5. Kompetisi sehat

Dalam bisnis persaingan tidak akan bisa dicegah. Akan tapi dalam persaingan juga wajib konsisten dijaga sopan santun dan tata krama berbisnis. Bersainglah secara sehat.

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

6. Menyelesaikan piutang

Dalam kesibukan bisnis, Anda akan mendapati seorang pembeli yang berniat menghutang. Apabila hal ini tidak bisa diantisipasi dengan bagus akan melemahkan bisnis Anda. Beberapa langkah yang bisa dijalankan, adalah sebagai berikut:

a. Kenali pelanggan Anda secara pribadi

Jalin keakraban dengan para pelanggan, misal berbincang dengan mereka. Minimal tanyakan daerah tinggal, cari tahu perihal hobi dan keluarganya. Nah, Anda akan berteman baik dengan pelanggan.

Dengan cara-metode sederhana ini Anda dapat mengenal pribadinya dengan baik. Mudah-mudahan dengan kedekatan ini pelanggan tidak enak hati kalau berutang. Kedekatan ini akan menguntungkan Anda, karena Anda bisa memastikan kepribadiannya pada dikala Anda akan memberi utang.

b. Melayani tak berarti memberi utang

Di dalam berbisnis, melayani pembeli yaitu hal terbaik yang mesti dijalankan. Melainkan ingat, jangan gampang memberikan utang kepada pembeli. Ini mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, misalnya kena tipu dan kecurangan lain.

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

c. Arahkan cocok kecakapan pembeli

Sebagai pedagang tak ada salahnya Anda membimbing pembeli. Umpamanya, Anda seorang pedagang HP. Ada seorang pembeli yang memiliki budget belanja Rp 500 ribu. Nah, sedangkan pembeli hal yang demikian tertarik untuk membeli HP dengan harga di atas budget, melainkan Anda bisa tawarkan HP seri lain di kisaran harga Rp 500 ribu. Jadi pembeli tidak perlu berutang terhadap Anda.

7. Jumlah pegawai yang efektif

Anda dituntut jitu dalam mengatur karyawan. Jumlah karyawan sepatutnya ideal, jangan kurang dan jangan lebih. Untuk itu, ada sebagian hal yang harus Anda pertimbangkan antara lain:

a. Jumlah Pengunjung dan Pelayanan

Seandainya jumlah pembeli banyak, Anda sepatutnya menghitung jumlah karyawan yang ideal. Umpamanya, Anda punya toko bakso, pengunjung rata-rata 200 orang per hari. Anda idealnya memiliki 4 energi, dua orang membikin bakso dan 2 orang bertugas cuci mangkuk dan membuat orderan minuman. Dengan demikian pelayanan bisa maksimal.

b. Jumlah Pendapatan

Pertimbangkan pendapatan rata-rata usaha Anda. Sekiranya penghasilan masih kecil, otimalkan karyawan yang sedikit itu sehingga pekerjaan ter-cover segala dan bisnis Anda lancar.

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

c. Usaha Berkembang Pesat

Bila usaha Anda berkembang pesat dan Anda perlu membuka cabang di berbagai tempat, Anda sepatutnya menambah jumlah karyawan. Letakkan karyawan yang Anda percaya di cabang yang baru.

d. Cara Kerja Shift

Kalau bisnis Anda mengaplikasikan figur kerja shift (pagi-malam) karena buka hampir 24 jam, Anda sepatutnya menambah jumlah karyawan dan melakukan rolling terhadap karyawan.

8. Poin plus bisnis Anda

Berikan poin tambah pada produk maupun bisnis Anda. Kompetisi ini dijalankan agar bisnis bisa konsisten bertahan dan bersaing.

Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?

Problematika dalam usaha memaksimalkan bisnis rumahan:

  • Bisnis semakin susah;
  • Kompetisi ketat;
  • Pekerjaan menumpuk;
  • Masalah berdatangan;
  • Perubahan terus-menerus
  • Tidak punya cukup waktu
  • Masalah rumah tangga

Trik berwirausaha:

  • Jagalah tujuan usaha;
  • Kuasai transaksi keuangan;
  • Temukan titik impas/break event point;
  • Dapatkan material dengan harga paling murah;
  • Hilangkan yang tak perlu;
  • Efisiensi tinggi dan bayaran tinggi;
  • Usahakan laba lebih besar.

Demikian info terkait dengan Bagaimana Sih Tahap-Tahap Kembangkan Sayap Usaha Home Industry dalam Kewirausahaan?, kami harap post ini mencerahkan Anda. Kami berharap postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *